undefined
Masih pada bingung kenapa judulnya gitu? Yaa, gue takut aja kalo tulisannya nggak dibalik, nanti kalian nangis dipojokan tembok semua. Sambil muter lagu kiss the rain.
Dulu seseorang pernah bilang ke gue, 'Segala yang diawali oleh permulaan, pasti akan berakhir'
Begitu juga dengan pacaran. SUTUP adalah hal yang lumrah. Penghapusan status pacaran oleh satu pasangan, dan dipecah menjadi dua individu. Yaitu single.
Kenapa mereka yang tau hubungannya suatu saat akan mengalami SUTUP juga, tapi masih mau pacaran? Kenapa mereka yang tau suatu saat akan merasa sakit hati, tapi masih mau pacaran?
Kita ambil contohnya dari Grasshopper atau dalam bahasa jawanya Walang Kekek. Serangga yang satu ini termasuk serangga yang unik. Gue nggataudeh unik apa aneh. Yang jelas gini, Walang Kekek jantan setelah kawin sama Walang Kekek betina, kepalanya akan dimakan sama yang betina. Sadis emang. Kenapa Walang Kekek jantan yang lain masih mau aja kawin? apa mereka nggak takut setelah kawin kepalanya bakal buntung? bahkan dihidup mereka, mereka hanya bisa kawin satu kali. Nggak berkesempatan untuk jadi playboy.
Tapi itulah nyatanya. Walang Kekek jantan, rela mati demi cinta. Kalo gitu, manusia rela sakit hati demi kebahagiaan sementara.
SUTUP bukanlah sebuah kegagalan. Melainkan hanya sebuah penghapusan status. Tidak berarti kita gagal dalam menjalankan suatu hubungan. Hanya saja, mungkin kita tidak lagi bisa mengambil sebagian hak dari pacar kita lagi.
Yang udah pernah di-SUTUP-in berkali-kali, pasti tau banget alesan-alesan cewe/cowo yang mau ngajak SUTUP. Contohnya dibawah ini:
- 'Hmm... kayaknya kita udah nggak cocok lagi deh. Kita putus ya' (biasa)
- 'Aku bukan cowo/cewe baik-baik. Suatu saat kamu pasti nemuin yang lebih baik dari aku (normal)
- 'Aku ngerasa, hubungan ini nggak bakal menjadi. Mulai sekarang, kita berjalan sendiri aja' (ngena dikit)
- 'Hey, kita putus ya. Jangan tanya kenapa' (speechless)
- 'Eh tai! Lo gue end!' (banting kulkas)
- 'Sisa pulsa anda sekitar...' (sms dari operator)